Hari ini benar-benar hari yang penuh perjuangan buat aku, disaat aku harus menunggu antrian yang panjang di Bank Mandiri, nyari warnet kesana kesini, ke wartel nelpon panitia UTM, lari-lari di jalan raya dan yang terakhir ninggalin motor di warnet hanya untuk daftar UTM IPB. (padahal tinggal daftar, ke bank mandiri beli pin. daftar lagi. udah deh selasai).
Tapi yang aku alami ngga semudah itu, aku harus melewati beberapa tahap yg memotivasiku untuk terus maju buat jadi calon mahasiswa IPB (mudah-mudahan jadi mahasiswa IPB beneran. amin).
Ok deh, sekarang aku mau berbagi cerita perjuanganku tadi siang. semoga kita bisa mengambil hikmah di balik itu semua.
Hari ini setelah satu hari pengumuman SNMPTN 2011, aku lewati seperti biasa, bangun jam 4, solat sunat tahajud dan tidak lupa berdoa kepada Sang Pencipta Allah SWT agar dimudahkan dalam segala urusanku hari ini. Aku langsung berangkat ke masjid menunaikan salat subuh berjamaah, masjid masih gelap padahal waktu sudah menunjukkan jam 5 kurang 15 menit, disaat masjid2 yang lain sudah mengumandangkan azan. Biasanya di masjid deket rumah suka ada yang azan tapi hari ini ngga ada yg azan, jadi aku deh yang azan meskipun ngga pake speaker, hehe soalnya masih malu sama suara aku yang serak-serak beledeg, yah meskipun suara aku ngga sebagus Ust. Jefri tapi ngga apalah buat pembelajaran buat aku.
Back to home
Sebenarnya aku belum cerita ke bapa dan ibu aku, kalau anaknya ini ngga lolos SNMPTN. Tapi untungnya aku punya kakak yang sangat pengertian sama kondisi aku saat ini. Jadi mereka lah yang cerita dan mereka juga orang yang pertama kali melihat pengumuman kelulusan aku disaat aku sudah tidur yaitu sekitar jam 8 malam. Akhirnya orang tuaku bisa nerima kenyataan pahit ini disaat mereka mengharapkan aku supaya bisa lolos tapi Allah punya rencana lain pasti ada hikmah di balik ketidaklulusannya aku dan mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk mendapatkan sesuatu yang aku inginkan. (makasih ya teh, bapa dan ibuku yang udah nerima kenyataan ini, lukman janji ngga bakal ngecewain tuk yang kedua kalinya). Salah satu cara supaya aku bisa masuk IPB yaitu dengan mengikuti UTM IPB, akhirnya aku memantapkan hati dan niat, kalau aku harus ikut UTM IPB.
Sekitar jam 9 pagi aku berangkat ke bank mandiri yang di dekat Taman Topi, kira-kira perjalanan satu jam, di perjalanan ngga ada apa-apa, berjalan dengan mulus sampai tujuan (alhamdulilah). Sesampainya disana aku ngga tau tempat daftarnya dimana, aku coba nanya ke satpam Bank Mandiri yang berdiri di depan pintu masuk (kita liat dialognya yuk, supaya kaya di drama-drama gitu, hehe).
St1 = satpam ke satu
St2 = satpam ke dua
Po = polisi
Sy = aku
Jam setengah 11
Sy = "pak numpang tanya, kalau untuk pembayaran ujian mandiri IPB disebelah mana ya pak?"
St1 = "bank mandiri apa mandiri syariah de?"
Sy = "ngga tau juga deh pak!"
St1 = "coba ade ke bank syariah, soalnya tadi ada yang mau bayar udah nyampe ke teller bank mandiri balik lagi".
Sy = "oh. makasih ya pak"
akhirnya aku ke loket bank mandiri syariah, setelah berada di deket loket bank mandiri syariah, aku cuma mundar mandir sesekali ngelirik jam, aku bingung mau nanya ke siapa semuanya sibuk dengan urusannya masing-masing. Tiba-tiba ada polisi nyamperin aku (mungkin polisi curiga sama aku, disangka dia, aku orang yang mau nyimpen paket bom kaya diberita-berita, hehe).
Po = "mau apa de?"
Sy = (mau naro bom pak, hehe) "ini pak kalau untuk pembayaran ujian mandiri disebelah mana ya pak?"
Po = "bentar saya nanya dulu ke satpam"
lalu satpam ke 2 menghampiri aku (ini satpam yg nyesatin aku, yang bikin aku nyari warnet kesana kesini. Kalau tau bakalan disesatin aku ngga bakalan nanya deh sama tuh satpam, heuh).
St2 = "ada perlu apa de?"
Sy = (GUBRAKKKKK!!! itu polisi ngapain aja tadi ngobrol sama satpam?) "gini pak, saya kan mau daftar ujian mandiri IPB tapi saya ngga tau tempatnya itu di sebelah mana pak?"
St2 = "disini aja de" (sambil nunjukin tempatnya) "ade tinggal isi bukti pembayaran ini, namanya siapa terus sama alamat yang di tujunya"
Sy = "nama siapa pak, kalau alamatnya alamat siapa pak?"
St2 = "nama rektornya sama nomor rekeningnya juga de" (aku makin bingung, setauku di websitnya ngga ada nomor rekeningnya tuh, sebenarnya ini UTM apa jalinan kasih?)
Sy = "ia emang pak"
St2 = "ia de, emang ade ngga di kasih tau nomor rekeningnya berapa?"
Sy = "oh gitu ya pak, yaudah pak terima kasih"
Aku langsung keluar ngambil motor diparkiran, bayar parkiran lalu pergi nyari warnet, tadinya aku mau langsung balik arah takut ada polisi nanti malah berabe urusannya. Terpaksa aku harus muter lewat depan Balai Kota demi mendapatkan nomor rekening di website UTM IPB, ternyata ngga disangka-sangka aku malah terjebak macet, di depan Balkot ada warga yang lagi demo, yang aku liat sih lagi demo ke-tidak-setuju-an dalam rencana pembuatan jalan tol, aku liat tulisan-tulisan di spanduk bertuliskan "Kami tidak mau tanah kami di hargai 500 ribu" ada juga "kami tidak mendukung pembuatan jalan tol" (namanya juga indonesia pengen yang murah-murah, giliran korupsi?, hehe no politik ah).
Akhirnya aku bisa ngelewati kerumunan warga yg lagi demo (almhamdulilah masalah satu sudah selesai terlewati), setelah berkendara motor kesana kesini, ngga ada satupun warnet yang aku temui, masuk ke pasar malah terjebak macet lagi, yah terpaksa aku harus balik lagi ngelewatin jalan yang tadi, ngelewatin warga yang lagi demo dan ngelewatin kemacetan. sepanjang jalan aku hanya bisa berdoa kepada-Nya (ya Allah mudahkanlah segala urusanku, jika ini emang baik untuk agamaku dan masa depanku). aku langsung menuju PGB (Pusat Grosir Bogor) yang aku tau di belakang PGB ada warnet, udah nyampe warnet, eh warnetnya penuh. aku nyoba ke warnet yang ada di depan kantor Depag (Departemen Agama) yang lumayan jauh dari PGB.
Aku tiba juga di warnet, waktu sudah menunjukan jam 11 lewat. Ternyata warnetnya ada di lantai 2, aku langsung lari naik tangga. "Alhamdulilah banyak yang kosong" kataku dalam hati. Aku langsung buka sepatu, masuk lalu ngaktifin billing komputer. Tanpa pikir panjang aku langsung buka website utm.ipb.ac.id. dan ternyata? nomor rekeningnya itu ngga ada, setelah aku ngeklik sana sini (tuh kan emang ngga ada, satpam yang tadi so tau), aku mulai gelisah, disaat kegelisan hanya Allah yang bisa menolongku, aku terus berdoa (mudahkanlah aku ya Allah) dengan penuh inisiatif, aku menyimpan nomor kontak telpon panitia UTM yang tertera di websitnya, aku langsung matiin komputer, bayar ke operator.
Aku makin gelisah bercucuran keringat, pas aku mau menaiki motor, ternyata di samping warnet ada wartel (Alhamdulilah selalu ada pertolongan-Nya) tempat potocopyan, warteg, warung pokonya lengkap deh, hehe. Di wartel cuma ada 2 telpon yang bisa digunain, aku langsung ngambil telpon yang di sebelah kiri, masukin nomor yang dituju, Dan? "nomor 6 nya ga bisa?" aku langsung ngambil telpon yang ada di sebelah kanan, udah selesai masukin nomor, malah telponnya yang ga bisa, aku minta tolong ke si mba penjaga wartel
Sy = "mba ko ini telponnya ngga bisa? dari tadi ngga nyambung-nyambung"
Mb = "sebutin nomornya?" aku langsung nyebutin nomornya dan alhamdulilah nyambung (terima kasih ya Allah)
Pu = Panitia UTM
Pu = "hallo, selamat siang. Ada yang bisa saya bantu?" suara bapak-bapak
Sy = "hhem saya calon peserta UTM IPB" gugup dengan nada cupu
Pu = "ia?"
Sy = "tadi saya ke bank mandiri mau beli pin, tapi kata satpam saya harus ke bank syariah mandiri, udah ke bank syariah mandiri, saya ditanya nomor rekening yang ditujunya pak. Pas saya liat di website UTM ternyata nomor rekeningnya itu ngga ada pak?"
Pu = "ade langsung ke bank mandiri aja, bilang aja mau daftar UTM, pasti sudah tau ko"
Sy = "oh jadi langsung ke mandiri pak?"
Pu = "ia de"
Sy = "ya sudah pak, terima kasih ya pak"
Pu = "sama-sama"
Sy = "assalammu'alaikum"
Pu = "waalaikumsalam" (langsung ku tutup)
Sy = "berapa duit mba?" tanyaku
Mb = "300 rupiah"
Sy = "nih mba" (sambil memberikan uang gopean receh)
Mb = "kembalinya de,"
Sy = "ngga usah mba" (aku langsung keluar lalu menaiki motor kembali ke bank mandiri)
Alhamdulilah, di perjalanan aku tidak berhenti-hentinya mengucapkan syukur kepada-Nya supaya aku dimudahkan oleh-Nya kembali. Tiba di gerbang bank mandiri, badanku lemas melihat antrian panjang yang kelihatan dari luar, tapi semangat dalam diriku masih membara. Aku langsung memarkirkan motor di belakang bank mandiri dan berlari memasuki bank mandiri.
St1 = "selamat siang de," kata satpam penjaga pintu bank mandiri.
Sy = "pak kalau mau bayar utm dimana ya pak?"
St1 = "silahkan disini de," kata satpam sambil menunjukan tempatnya
Sy = "makasih ya pak!" (tadi katanya suruh ke bank mandiri syariah, gimana sih bapak?)
Aku langsung mengisi kertas aplikasi setoran/transper lalu membawanya menuju tempat antrian. "Masya Allah antriannya panjang sekali" dalam hatiku. Waktu yang sudah menunjukan jam setengah 12, membuat aku tidak yakin akan daftar UTM karena setengah jam lagi pendaftaran ditutup sedangkan aku masih nunggu antrian yang ga mungkin kelar hanya dengan setengah jam.
Aku mulai memutar otak, berpikir keras apa yang harus aku lakukan disini, rasa pesimis pun mulai menyapaku, disaat itu juga bayangan wajah keluargaku hadir memberikan semangat untukku. Apa aku harus menangis sambil memohon-memohon kepada orang-orang yang lagi antri supaya aku didahulukan? apakah aku harus pura-pura bahwa yang paling depan adalah keluargaku supaya aku punya alasan agar aku di depan? tapi itu semua ngga mungkin aku lakukan, perlu mental baja untuk melakukan hal seperti itu.
Akhirnya aku mulai berbicara dan merayu dengan nada rintih kepada ibu-ibu yang antri di depanku.
Sy = "misi bu," kataku sambil menepuk pundaknya
Ibu1 = "ia ada apa?" kata si ibu sambil menolehkan wajahnya
Sy = "gini bu, saya kan mau daftar ujian ke IPB, sedangkan pendaftaranya itu ditutup jam 12 pas, boleh saya ke depan," kataku dengan nada rintih berharap si ibu itu mempersilahkan aku untuk berada didepannya
Ibu1 = "maaf saya juga buru-buru" singkat si ibu (Bu, coba bayangin gimana rasanya jika anak ibu itu ada di posisi saya?)
Aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain berdoa kepada Allah berharap ada orang yang baik hati mempersilahkan aku agar aku lebih dulu antrinya, aku cuma memutar-mutar badanku melihat aktifitas yang ada di dalam ruangan bank mandiri, melihat jam hanya menimbulkan rasa pesimis. "hanya Allah yang bisa menolongku, hanya Allah" batinku berdzikir. Akhirnya ada ibu-ibu yang antri ke 6 dari depan menengok kebelakang memandangiku sambil tersenyum (mungkin dia mendengar percakapan aku dengan si ibu-ibu yang tadi), lalu aku balas senyumannya. Dia mempersilahkan aku agar aku antri didepannya. Aku maju kedepan menghampirinya lalu menjelaskan apa yang sedang aku lakukan, si ibu-ibu itu berkata "sudah disini, di depan ibu aja, insya Allah keburu", "Alhamdulilahhrirobbila'alamin, makasih ya bu" si ibu-ibu itu hanya bisa tersenyum melihatku (ya Allah semoga Enkau membalas yang berlipat ganda kebaikan si Ibu ini).
10 menit aku menunggu, akhirnya aku dipanggil juga
Te = teller bank mandiri
Te = "selamat siang ada yang bisa saya bantu?"
Sy = "saya mau bayar UTM IPB mba,"
Te = "oh, nomor pendaftarannya berapa de?"
Sy = "nomor pendaftarannya mba? bukannya harus beli nomor PIN nya dulu ya mba?"
Te = "ngga de, jadi kamu harus daftar dulu, nanti kamu dapet nomor pendaftarannya, kalau ngga ada nomor pendaftaran saya mau masukin apa?"
Sy = "oh, jadi saya harus daftar dulu mba, ya sudah mba terima kasih"
Te = "ia sama-sama"
Aku langsung membalikkan badanku lalu keluar, si ibu yang tadi hanya bisa tersenyum melihatku, aku balas senyumannya kembali, berlari menuju parkiran ngambil motor. Alhamdulilah ternyata ada warnet yang ngga jauh dari bank mandiri tepatnya di depan taman topi kira-kira 100 m dari bank mandri. aku langsung nyalain komputer buka website utm ipb lalu daftar, alhmdulilah selesai juga dengan mendapatkan nomor pendaftaran 8012417003. "terima kasih ya Allah" kataku sambil mematikan billing komputernya lalu bayar ke operator warnet.
Tanpa pikir panjang aku langsung lari menuju bank madiri meninggalkan motor di samping warnet, menyeberangi jalan raya meskipun bahaya di depan mata tapi rasa semangat dalam diri aku dan pertolongan Allah menyelematkanku.
Tiba di bank mandiri, aku langsung menuju teller. Dan apakah kalian tahu? ternyata si ibu-ibu tadi yang tidak mempersilahkan aku supaya aku menyelangnya ternyata masih antri (Allah selalu memudahkan jalan yang baik bagi hamba-Nya yang berbuat baik).
(waktu 15 menit lagi ke jam 12)
Te = "gimana de udah daftar?"
Sy = "udah mba" kataku sambil mengatur napas ( hah hah hah hah )
Te = "sini" kata mba teller meminta kertas yang ada ditanganku, aku lalu memberikan kepadanya
Te = "nomor pendaftarannya berapa de?" tanya mba teller sambil mengetikkan nomor yang aku sebutkan "ini nomor pin nya de, 16 digit"
Sy = "oh, ia mba, makasih ya mba"
Te = "sama-sama de'
Aku langsung keluar meninggalkan bank mandiri, masih tetap berlari mengejar waktu menuju warnet yang tadi, berlari menyeberangi jalan raya. Di depan pintu warnet aku menemukan KTP aku yang mungkin tadi terjatuh waktu aku lari. aku langsung menyalakan billing komputer, buka website UTM. Dan alhamdulilah selesai dalam waktu 4 menit lagi pendaftaran ditutup, yah meskipun kartu ujiannya ngga bisa dicetak ditempat karena logo IPB nya ngga timbul, aku langsung mengirim kartu ujiannya ke kaka aku lewat e-mail yang bisa dicetak dirumah kapan aja, hehe -selesai-
Itulah perjuanganku menuju UTM IPB, semoga perjuanganku menuju UTM membuahkan hasil, Aku yakin Allah dan Rasul-nya pasti melihat perjuanganku karena Allah sudah merencanakan semua ini.
Sekarang aku sadar betapa berharganya waktu, benar kata pepatah mengatakan 'TIME IS MONEY'.
"Ya Allah, aku percaya atas kebesaran-Mu, di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin bagi-Mu. Ya Allah jika pilihan ini baik untuk agamaku, duniaku dan masa depanku, izinkanlah aku untuk menuntut ilmu di dunia ini. Aku yakin Engkau pasti mengabulkan doa hamba-Mu yang bersungguh-sunguh, Ya Allah tetap jadikan aku sebagai hamba-Mu yang selalu bersyukur atas apa yang Engkau berikan kepadaku. Amin Ya Rabb"
Tenang, Man. Kalau kita berjuang jalannya mulus-mulus aja gak akan seru. Justru kalau kita banyak menghadapi masalah (meski kebanyakan masalah juga jangan dong karena bikin pusing!!! ^_^ ) sebenarnya kita sedang dites oleh Allah untuk menjadi orang yang lebih baik. Biasanya saat kita sedang menghadapi masalah kita menjadi lebih kreatif (pengalaman pribadi). Insya Allah (dan harus yakin) pasti ada hikmah di balik setiap kejadian.
BalasHapusTerus berjuang, tetap semangat. Luruskan niat, sempurnakan ikhtiar. Insya Allah kamu bisa meski mungkin bukan lewat jalur ini.
Ia a, makasih a suport nya.
BalasHapusamin
selamat bro udah keterima :D :D
BalasHapusmakasih yah :) peserta UTM juga bukan?
BalasHapusSelamat ya keterima bro.
BalasHapusbtw angkatan 2011 apa 2010 ?
terima kasih bro. angkatan 2011.
BalasHapus.KEREN, maaann.. :p
BalasHapus.ey, follow blog w jg lhaaa..
makasih rere :)
BalasHapusia nanti di follow, @the cRazy giRL!
Saya terharu membaca pengalaman anda....saya juga berencana ikut UTM, semoga Alloh memberikan rencana yang terbaik bagi saya...amin
BalasHapusterimaksih :)
Hapusaminn, Allah selalu memberikan rencana terbaik-Nya untuk hamba-Nya
dan pada akhirnya, saya juga tidak lolos SNMPTN. agak menyakitkan memang,,
HapusUTM adalah jalur yang saya pilih. semoga bisa ketemu dengan mas lukman di IPB sebagai angkatan 49, aminn...
tetap optimis, bnyak jalan menuju roma :)
Hapusamin, saya tunggu di IPB :)
:')
BalasHapuskak, mau nanya nih. soal UTM IPB yang talent maping test itu kaya apa ya kak? kaya TPA bukan?
terus susahan mana kak soal UTM atau SNMPTN?
kalau mau download soal-soal tahun sebelumnya dimana ya kak? aku nyari-nyari ga pernah dapet.
terimakasih :)
ia sejnis TPA, tapi pertanyaanya tentang kepribadian kita, yh namanya juga tes talent,
Hapusklau susahan mana, itu relatif. tpi kalau menurut kk lebih gampang utm soalnya ngga terlalu pake logika.
kalau itu sh kk juga ngga tau soalnya taun kmrn juga sama, kk juga nyari2 ngga pernah dapet :)
pertanyaan kepribadian itu misalnya kaya gimana ya mas? kira2 kalo pengen sukses ngerjainnya belajar apaan ya mas?
Hapusduh, maaf nih mas nanya terus.
tentang bakat sama minat kita, utm itu kan menjaring orang-orang yg punya jiwa kepemimpinan dan wirausaha, dri pertanyaan tersbut bisa dilihat, mana yang berjiwa kepemimpinan dan wirausaha mana yg ngga. ngga usah belajr juga bisa,itu kan sudah bawaan dari diri kita.
Hapuskalau utuk yg lain, pelajari lagi apa yg sudah dipelajri waktu mau SNMPTN tulis, insya Allah lulus :)
wah, keren mas, semoga saya bisa susul mas di IPB. amin, saya juga lagi nunggu2 SNMPTN tulis. dan moga2 masuk di SNMPTN tulis biar ga ngabisin uang lagi, sekarang kan daftarnya 500rb. doain ya mas.
BalasHapusbole nanya mas? pengalaman mas soalnya berapa butir per mata pelajaran ya?
amin, semoga lulus SNMPTN nya,
Hapus15 (untuk IPA dan teman2 nya), 25 (bhs ingris sma indonesia). kalau ngga salah, udah lupa hehe.
itu teh di satu hariin mas? taon kemaren masih ada B. Indonesia ya? sekarang kalo ga salah ga ada.
Hapusia dijadiin satu hari, dri jam7 smpe jam 4 sore. oh iya taun kmren juga ga ada bhsa indonesia, cuma bhs ingris doang
Hapusmas saya juga mau masuk ipb soalnya kaya gimana sih
Hapuspermisi mas, jadi mtk,fis,kim,bio masing-masing, 15 soal kan? menurut mas susahan yang snmptn apa utm?
Hapusdua2 nya susah kalau ngga belajar hehe, kalau menurut saya lebih gampang UTM
Hapuspermisi mau nanya dong kang
BalasHapusutm mulai tesnya jam berapa ya?
saya dari luar kota biar bisa liat2 waktu hehe makasih kang
jam 7 pagi, oke sama-sama
Hapusmendingan sehari sebelum tes sudah ada di ipb, disekitar ipb banyak ko penginapan, supaya ada waktu buat istirahat :)
doain saya lulus ya kak :')
BalasHapussemoga dimudahkan tes nya dan lulus UTM nya :)
Hapuskak soal bahasa inggrisnya grammar atau text biasanya?
BalasHapustext biasa
Hapuswah ceritanya seru! terima kasih sharing-nya! semoga jalan saya juga di utm ya, kak karena snmptn tulis saya tidak lulus nih. sukses kuliahnya!
BalasHapusterimkasih sudah mapir di blog ini :)
Hapusmasih bnyak jalan ko, sukses juga UTM nya :)
kak mau tanya, utntu tempat ujiannya kalo di bogor kan di kampus ipbnya, waktu itu pembagian gedung/ruangannya gimana ya kak? tau ga? soalnya saya juga mau daftar utm nih hehe.. makasih kak sblmnya :)
BalasHapustergantung dpet nomor pendaftrannya berapa. biasanya dari nomor sekian sampe sekian di auditorium mana, sepertinya nanti ada informasi lagi untuk gedung/ruangan tes nya
Hapuspermisi mau nanya dong ka, taun lalu yang tes kira-kira banyak apa nggak? terus sekarang kaka kuliah di ipb nya? makasih
BalasHapussetiap tahun pendaftrannya pasti banyak, seribuan lebihlah soalnya waktu itu mas dpet nomor2 pendftr terakhir hehe. alhamdulilaah sekarang di IPB
Hapustetap optimis, insya allah keterima :)
Mas,mau tanya..
BalasHapusSaya udah bayar, terus kartu ujian nya itu cara bukanya dimana dan gimana?
bisa langsung di cetak juga bisa, atau dipindhan ke word juga bisa
HapusMohon penjelasan ya mas, lagi gelisah ini..
BalasHapuspenjealsan dibagian yg mana mas?
Hapusjgn dibawa gelisah, tetap optimis, kalau udah rizki nya ngga bakalan kemana :)
soal kepemimpinan dan kewirausahaan itu kyk apa ya? saya bener2 gak ada bayangan deh buat soal itu
BalasHapushow to be entrepreneur. tentang minat dan bakat kita, utm itu kan menjaring orang-orang yg punya jiwa kepemimpinan dan wirausaha, dri pertanyaan tersbut bisa dilihat, mana yang berjiwa kepemimpinan dan wirausaha mana yg ngga. jwabannya itu tergantung dari individunya dan harus keisi semua :)
Hapuskak mau tanya soalnya ada minus nya gak kaya snmptn?
BalasHapusada sama kaya SNMPTN, cuma di talent mapping test ngga ada bener salah yg penting keisi semua
HapusKak mau tanya kalau talent mapping test itu seperti apa ya? tipe soal esay atau pilihan ganda? makasi ka
BalasHapusbukan esay juga bukan pilihan ganda, cuma pertanyaan2 tentang kepemimpinan dan kewirausahaan, jawabnnya cuma suruh ngitemin deret angka 1-5 sesuai dngn jawaban kita. misalnya pertanyaanya itu kaya gini "apakah anda punya blog?" kalau misalkan punya bisa milih nomor 5, pilihannya itu kaya gini:
Hapus5. sangat kuat
4. kuat
3. kurang
2. tidak
1. sangat tidak
kebalik ngga ya? hehe pokoknya kaya gitu, udah lupa :D. jadi jawabnnya itu tergantung dari individunya
Ka UTM IPB ada sistem pengurangan nilainya enggak?
BalasHapusMakasih :)
sama kaya snmptn bner +4, salah -1, tapi kalau untuk talent mapping test ngga ada bner salah yg penting keisi semua
Hapuskak mau nanya yang utm semester 2 disuruh ikut leadership and entrepreneurship school itu ngapain aja ya?
BalasHapuskatanya kita disuruh bikin usaha?
terima kasih
belajar berwirausaha, yg utm wajib ikut. ia nanti dibagi kelompok buat bikin usahanya
Hapuskak, emang di utm ada wawancaranya pakai bahasa inggris? denger2 sih gitu.. makasih
BalasHapusngga ada wawancara-wawancaraan, apalagi pake bahasa inggris :)
Hapuskak, mau nanya boleh di bawa pulang ga soal utm yg sudah kakak kerjakan itu?
BalasHapuskalo boleh, bisa ga di post?
tolong di jawab ya kak, makasih ^^
ngga boleh.
Hapusoh.. pantesan nyari di mana2 ga ketemu soal tahun lalunya...
Hapuskak bener ga kuota UTM cuma 5% ?
aku bener-bener pengen masuk IPB nih kak..
Tapi SMNPTN, SBMPTN, ga keterima juga.... cuman UTM harapan terakhir aku :(
oh pantesan dicari kemana-mana ga ketemu soalnya...
Hapuskak, apa bener kuota UTM tahun ini cuman 5% ? aku bener-bener pengen masuk IPB, tapi SNMPTN, SBMPTN aku pilih IPB tapi ga ada yg masuk... :(
kalau kuotaya 5 % kaka kurang tau deh. Tetap semangat, semoga rizkynya emang di UTM :)
Hapusamin, makasih ya kak ^^
Hapusoh ya kaka di jurusan/departemen apa ya?
sama-sama. jurusan ilmu nutrisi dan teknologi pakan.
Hapusdi IPB jurusan yang paling di minati itu apa aja kak
BalasHapussilahkan googling, hehe
Hapusbantu jawab:
Hapusmenurut http://www.tempo.co/read/news/2013/05/28/079483709/Ini-7-Jurusan-Terfavorit-di-IPB
yaitu: program studi Ilmu Gizi, Teknik Industri Pertanian, Agribisnis, Statistik, dan Kedokteran Hewan.
semoga bisa membantu ^^
kak mau nanya. masing-masing pelajaran jumlah soalnya berapa ?
BalasHapusbuat mas alex.. jawabannya ada di komen2 yang lebih atas...
BalasHapussyukron kak.. sangat membantu
bener2 luar biasa
Sama-sama. terimakasih :)
Hapusbiaya kuliahnya lebih mahal dari jalur lain gak kak?
BalasHapusngga, biayanya masih sama dengan jalur lain, dilihat dari penghasilan orang tua.
HapusKa, jumlah soal untuk ipa 15 ya permata pelajaran?
BalasHapusJadi 60 ya ka? saya bingung mau seleksi program diploma
atau UTM ini karena waktunya bersamaan, saya kurang dalam pelajaran kimia fisika,
apakah susah sekali soalnya?
kamu lebih minat dimana, diploma apa S1?
Hapuskalau menurut saya, utm lebih mudah, tapi tergantung,kalau kita ngga belajar, semuanya jadi susah :)
tetap semangat
@Fety Nur Fitri
Hapuswaktu ujian UTM dan Diploma TIDAK bersamaan kok
UTM tngl 27
Diploma tngl 28
jadi bisa ikut dua-dua nya :)
silahkan di cek di sini:
UTM: http://utm.ipb.ac.id/pages.php?page=jadwalpenting
Diploma: http://pmb.diploma.ipb.ac.id/index.php?q=jadwal
Semoga bisa membantu ^^
kak kalau pendaftaran melalui di ploma gimana ya spya kita bisa dapat nmr pendaftaran untk proses administrasi di bank
HapusTentunya S1 ka, tapi karena tesnya ada MIPA saya jd ngeri ga diterima lagi. Snmptn dan Sbmptn sudah gagal. huhu.. sedangkan diploma hanya tpa dan b.inggris tesnya. Insya Allah saya bisa ngerjain. Kalau ipanya sesulit simak wah saya pikir tipis jg kemungkinan lulusnya.. But thanks ka :)
BalasHapus@Fety Nur Fitri
Hapussaya juga gagal Snmptn dan Sbmptn, kecewa dan sedih sih. Tapi jangan berlarut-larut. kita harus bangkit kembali, mungkin jalan kita bukan di snmptn atau sbmptn. Dan saya juga ikut UTM, jalani aja dulu ga usah takut, ayo kita berjuang bersama :)
ingat! ke gagalan adalah kesuksesan yg tertunda~
Kak makasih atas info2nya tentang utm dari komen2 yg aku baca. Sangat membantu bgt kak, karna aku jg ingin ikut utm. Setelah snmptn dan sbmptn ga lolos, utm lah harapan terakhirku. Doakan semoga lolos ya kaak :)
BalasHapuskaka aku mau numpang tanya tanya, kemungkinan besar keterima katanya dari tes kepemimpinan sama talenta ya? atau dari keseluruhan? dan berapa persen kuota yang bakal keterima dari tiap jurusan? dan kita harus punya hasil tes buta warna?
BalasHapusterimakasih :)
Kak tanya, soal talent mapping test.nya cuma ttg kepribadian kan? G' pake logika kayak TPA? Trus wktu itu kuota jurusan yg kakak pilih berapa?
BalasHapusKak tanya, soal talent mapping test itu ttg kepribadian aja kan? Gak logika kayak TPA? Wktu itu jurusan yg kakak pilih kuotanya berapa?
BalasHapuskak kalau waktu UTM ini kakak jawab berapa soal ya kalau boleh tau? itu udah dijamin benar apa belum ya ? thanks ka :D
BalasHapuskak sewaktu menjawab soal utm itu ada gak yang stau pelajaran kosong semua?
BalasHapuskak, boleh tanya?
BalasHapuskalo jumlah soalnya berapa yang ipa n b.inggris??
terus soalnya lebih sulit yg mana? snmptn atau utm???
saya tamatan 2013, tidak lulus snmptn dan juga sbmptn. subhanallah..
BalasHapustp saya tidak mau menyerah, saya akan mencoba dan berusaha lebih baik di UTM IPB. Semoga berhasil. BISMILLAH
nice post kak :)
amin. semangat :)
HapusUTM IPB oh UTM IPB :) Berjuang yah kitaaa :D
BalasHapusKAK,UTM ada sistem minus gak? bahasa inggrisnya reading semua atau ada grammarnya? makasih
BalasHapuskeren ka... postan kaka memotivasi aku bgt. Semoga aku bisa nyusul kaka di IPB :)
BalasHapusamin. semangat :)
Hapuskeren ka... postan kaka memotivasi aku bgt. semoga aku juga keterima di UTM IPB kayak kaka.hehehe ^^
BalasHapusKa aku mau nanya deh, waktu UTM soalnya kaka jawab semua apa engga? Terus kalo tes talent mapping itu pake bahasa inggris apa bahasa indonesia soalnya pas aku cari contoh tes talent mapping kok rata-rata pake bahasa inggris ya? Mohon dijawab ya ka :) trimakasih ^^
BalasHapuskak, mhn doanya kak. mau test UTM jg nih hehehe
BalasHapusKak, mau tanya
BalasHapusyang talent mapping test itu bahasa indonesia semua, apa ada inggrisnya??
soalnya aku nyari di google, ada beberapa gambar tapi pake bahasa inggris
mksh ^^
kak, kalo seandainya soal tmt-nya ada beberapa yang gak kejawab gimana? karena waktunya keburu habis?
BalasHapusAkhir2 ini saya suka baca postingan kaka2 yg behasil masuk ipb lewat berbagai jalur, nah salah satunya postingan kaka ini, dan subhanallah pengalaman kaka sukses bikin saya nangis sekaligus memotivasi saya *hhe jadi curhat*, saya juga ada rencana buat ikut tes utmi, ya walaupun pengumuman sbmptn blm keluar, dan saya juga kurang yakin dengan hasilnya, alhasil daripada nyesel nantinya makanya saya mau daftar utmi. Semoga jalur sbmptn atau utmi nanti rezeki saya buat bisa masuk IPB ya. amin
BalasHapussemoga kita bisa ketemu di IPB nanti ya ka. Sukses terus ka :)
amin, sukses juga yah buat UTM nya besok. kaka tunggu disini :)
Hapuskereeeeen.. doain aku yah kak, semoga bisa nyusul masuk ipb jadi angkatan 51 :)
BalasHapusamin. sukses yah buat ujiannya besok. semangat :)
HapusKak, aku daftar utm juga. Doain aku ya supaya dapet yang terbaik dan semoga yang terbaik itu keterima hehe
BalasHapusamin. semangat yah buat besok ujiannya :)
Hapushi kak thanks ya kisah kaka memotivasi banget hehehe eh iya kak mau tanya dong soal utmi itu lebih mirip ke sbmpt/un ? thanks :)
BalasHapussama-sama. lebih mirip sbmptn kalau jaman kaka. sukses yah ujiannya :)
HapusAssalamu'alaikum.
BalasHapusKak, saya ikut UTMI tgl 12 Juli kemarin. Tapi, belum rezeki masuk IPB kak.
Padahal, saya pengen banget kuliah di IPB.
Makasih postingan ny kak. Awesome
Keren kak perjuangannya.
BalasHapusSemangat kak kuliah di IPB nya!
kak.. kalo UTM itu bisa milih berapa prodi yah?
BalasHapusassalammualaikum mau nanya. dulu kakak pas sudah melakukan pembayaran,dan melengkapi formulir, dan penyataan yang di berikan. untuk step selanjutnya harus apa ya?saya bingung tidak ada keterangan untuk step selanjutnya...mohon di bantu
BalasHapus